Pages - Menu

Blogger templates

Blogger news

Selamat Datang di Blog ini :) "Mari Sisihkan Sebagian Rejeki Kita Untuk Panti Asuhan, Panti Jompo, Fakir Miskin, dan Orang Sakit Yang Tidak Mempunyai Dana"

Rabu, 03 September 2014

KEAJAIBAN FRACTAL ; TUHAN MELETAKKAN RAHASIA DI DEPAN MATA KITA SETIAP HARI – Bagian 4 (tamat)

Sifat desain alam semesta yang FRACTAL ini kalau kita sadari sepenuh hati akan membuka kesadaran kita bahwa sebenarnya SAMA SEKALI TIDAK ADA RAHASIA. Karena dengan “memahami sebagian” kita sudah mengenal “keseluruhan”. Saat kita menyelami diri kita ini maka sebenarnya kita sudah menyelami seluruh alam semesta. Kita adalah MINIATUR ALAM SEMESTA. Semua yang ada di alam semesta baik yang sudah dan belum kita ketahui semuanya ADA PADA DIRI KITA. Demikian juga sebaliknya. Apapun yang ada dalam diri kita PASTI ADA “DI LUAR SANA”. Jika di luar sana ada BLACK HOLE maka di dalam diri kita juga ada “BLACK HOLE”. Di luar sana ada MATAHARI di dalam diri kita ada “MATAHARI”. Perhatikan kata
BLACK HOLE dan MATAHARI. Kenapa saya beri tanda kutip? Karena supaya anda tidak memaknai leksikal, namun maksud saya adalah KESAMAAN POLA dan FUNGSI yang MIRIP.
 .
Jika anda sering menjumpai note saya yang membahas soal MELEPASKAN dan MELUPAKAN keinginan. Darimana saya menyadari hal itu? Jelas dari pengalaman hidup pribadi. Namun saya mulai “ngeh” ketika menyelami soal fractal ini. Saya ambil contoh. Pernahkah dompet anda ketlisut atau keselip entah kemana? Bukankah SEMAKIN ANDA CARI, SEMAKIN ANDA PIKIR malah SEMAKIN GAK KETEMU dan GAK INGAT. Dan saat anda santai, MELEPASKAN dan MELUPAKAN soal dompet itu tiba-tiba “TING !!!” anda INGAT dimana dompet itu. Ya khan? Nah, jika proses di dalam OTAK kita demikian maka PASTI demikian pula CARA KERJA ALAM SEMESTA. Lho apa hubungannya OTAK dan ALAM SEMESTA? OTAK dan ALAM SEMESTA adalah fenomena FRACTAL. Perhatikan gambar berikut ini :
.
Sel Otak tikus dan alam semesta
.
Gambar di sebelah kiri adalah gambar pola sel-sel otak tikus. Gambar yang di sebelah kanan adalah gambar SIMULASI struktur alam semesta (universe) yang dibuat dengan sebuah superkomputer yang sangat canggih. Apa kesimpulan yang kita peroleh? Otak tikus yang MIRIP dengan otak manusia memiliki POLA YANG SERUPA dengan POLA YANG DIMILIKI SIMULASI STRUKTUR ALAM SEMESTA. Artinya ALAM SEMESTA INI ADALAH “OTAK YANG SANGAT BESAR LUAR BIASA” YANG SANGAT MIRIP DENGAN OTAK YANG KITA MILIKI INI. Inilah desain FRACTAL. Kesamaan pola yang utuh dari setiap bagiannya. Manusia merupakan bagian yang sangat kecil dari alam semesta namun di dalam diri kita ini mengandung keseluruhan yang ada di alam semesta. Oleh karenanya para sesepuh jawa jaman dulu mengatakan bahwa manusia itu “jagad cilik” dan alam semesta itu “jagad gedhe”. Manusia adalah BUANA ALIT dan alam semesta adalah BUANA AGENG. Apapun yang sering anda “PUTAR” di OTAK anda akan menjadi realita di “OTAK BESAR” alias kehidupan riil anda. Inilah yang saya bahas dalam note tentang vibrasi sebagai efek resonansi.
 .
Dan jika anda pernah terpikir lalu TUHAN itu dimana? Maka dengan konsep FRACTAL pertanyaan itu bisa dijawab? Bagaimana jawabannya? Ya perhatikan saja diri anda. Coba TUNJUKKAN kepada saya dimana letak AKU itu. Dimana coba? Saat anda menunjuk ke dada itu DADA. Saat menunjuk ke kepala itu KEPALA. DIMANA SANG AKU? TIDAK BISA DITUNJUK khan? AKU di dalam diri anda ADA tapi TIDAK BERLOKASI. Di dalam sekaligus di luar. Di sini sekaligus disana. Sangat memusingkan untuk dibahas. AKU nya anda MELIPUTI DIRI ANDA. Nah, ini hanya gambaran. Jika anda kesulitan menunjuk DIMANA AKU nya anda ya begitu pula dengan TUHAN. TUHAN itu MELIPUTI semuanya, anda, saya dan seluruh alam semesta. DIMANA? Ya MBUH !!! Sebagaimana MBUH-nya anda menunjuk dimana SANG AKU (MBUH = Tidak tahu dalam bahasa jawa). Tapi DIA ADA !! Saya ulangi ya. Sebagaimana AKU nya anda MELIPUTI diri anda SEPERTI ITU pula GAMBARAN bagaimana TUHAN MELIPUTI semuanya. Saya sering katakan begini. TUHAN itu ADA DIMANA-MANA TAPI TIDAK DIMANAPUN. Mengapa saya sebut TIDAK DIMANAPUN? Karena TIDAK BERLOKASI dan TIDAK BERARAH. Pertanyaan DIMANA TUHAN itu sebenarnya sudah salah karena DIMANA menunjukkan soal RUANG dan WAKTU. Itulah sebabnya dikatakan AKU TIUPKAN RUH-KU !!! Ada sifat-sifat TUHAN dalam diri kita.
 .
So, sampai di sini jelas bukan? RAHASIANYA adalah TIDAK ADA RAHASIA. Semua rahasia SUDAH ADA DI DEPAN MATA bahkan ada PADA DIRI KITA. Sehingga saya sangat sepakat dengan kalimat seorang psikolog kondang bernama Carl Gustav Jung, “Siapapun yang melihat keluar sebenarnya ia bermimpi, siapapun yang melihat ke dalam IA SADAR”. Sampai jumpa dalam catatan selanjutnya.
 .
Tamat.
 .
Salam Quantum
 .
.
ARIF RH
(The Happiness Consultant)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar